Rapat Pleno Penetapan Caleg Tunggu Salinan BRPK

NGAWI – Rapat koordinasi dilaksanakan KPU Kabupaten Ngawi di ruang pertemuan Hotel Sukowati. Rapat dihadiri pengurus partai, puluhan caleg, dan pejabat instansi terkait. KPU setempat melakukan penghitungan suara calon legislatif dan perolehan kursi  tingkat kabupaten dengan metode baru sainte lague atau metode webster. Hal ini berbeda dengan Pemilu Legislatif 2014 lalu, penghitungan perolehan kursi menggunakan metode kuota hare atau bilangan pembagi pemilih.

Dari 45 kursi DPRD Ngawi, PDI Perjuangan mendominasi dengan 20 kursi. Partai Golkar, menyusul dengan perolehan 5 kursi. Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera, masing-masing memperoleh 4 kursi, Partai Amanat Nasional, meraih 3 kursi Partai Nasdem, harus puas dengan perolehan 2 kursi. Partai Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan, dan Partai Hanura, masing-masing memperoleh 1 kursi. Sedangkan Partai Berkarya, Partai Garuda, Partai Solidaritas Indonesia, Partai Perindo, Partai Bulan Bintang, dan Partai Keadilan Persatuan Indonesia belum bisa menempatkan wakilnya di DPRD Ngawi.

Sesuai intruksi KPU pusat, rapat pleno penetapan caleg baru dilakukan setelah mendapatkan salinan Buku Registrasi Perkara Konstitusi atau BRPK dari Mahkamah Konstitusi. Penetapan pelaksanaan rapat pleno terbuka penetapan caleg terpilih, sesuai dengan surat KPU RI Nomor 867, tentang Penetapan Calon Terpilih  Tanpa Perselisihan Hasil Pemilu, paling lambat empat hari setelah terbitnya BRPK dari Mahkamah Konstistusi.

Komentar
READ  Upacara Kebo Ketan Edukasi Warga Cinta Alam Dan Persatuan

Baca Juga

Leave a Comment