Minibus Vs Pick Up Adu Banteng Di Jalur Madiun Surabaya

MADIUN – Inilah detik detik tabrakan antara mobl pick up, pedagang tahu bulat dengan minibus yang terjadi di Jalan Raya Madiun – Surabaya, di Desa Tiron, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun. Keduanya saling beradu banteng hingga membuat mobil pick up berbalik arah sejajar dengan minibus di tengah jalan. Belum diketahui pasti penyebab laka lantas yang sempat memacetkan arus lalin Madiun – Surabaya tersbeut. Menurut warga kejadian tersebut berawal mobil minibus warna putih nopol Ae 1764 Xm yang di kemudikan oleh Haryono 50 tahun warga Kelurahan Nambangan Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun melaju dari…

17,429 kali dilihat, 3,739 kali dilihat hari ini

1 Satwa Berumur 103 Tahun Mati Di LK Madiun Umbul Square

MADIUN – Seekor buaya muara penghuni Madiun Umbul Square mati di usianya 103 tahun beberapa hari lalu. Buaya yang diberi nama Bagong itu memiliki berat sekitar 200 kg dan panjang sekitar 5 meter. Hasil visum yang dilakukan dokter hewan  buaya muara itu mati dengan kondisi mengalami luka-luka di bagian mulut dan hidung . Direktur Madiun Umbul Square, Afri Handoko  mengatakan Bagong mati dalam usia yang mencapai 103 tahun. Bagong ini termasuk buaya tertua dan hewan tertua yang ada di Lembaga Konservasi Umbul Square. Sebelum diketahui mati dan dikubur, saat itu petugas sudah…

14,987 kali dilihat, 1,265 kali dilihat hari ini

Keluarga Korban Tewas Tenggelam Sarangan Dapat Santunan

MAGETAN – Bupati Magetan, Suprawoto, selasa siang menyerahkan secara simbolis santunan dari Jasa Raharja kepada keluarga korban Dodik Supriyanto yang meninggal dunia setelah tenggelam di Telaga Sarangan beberapa waktu lalu. Santunan berupa uang sebesar dua puluh juta rupiah itu diterima oleh ahli waris atau istri korban Lilik Surtiningsih. Menurut Bupati Suprawoto santunan tersebut merupakan hak keluarga korban sebagai wisatawan resmi yang berkunjung di Magetan. Musibah yang menyebabkan korban jiwa tersebut menjadi pelajaran bagi Pemkab Magetan untuk terus berbenah memperbanyak tanda peringatan di seputar telaga. Seperti diketahui Dodik 41 tahun asal Kartoharjo Kota Madiun…

13,074 kali dilihat, 864 kali dilihat hari ini

Gangguan Jiwa, Remaja Dipasung Keluarga

NGAWI – Heri Budi Setiawan (17) bocah laki-laki warga Desa Kasreman, Kecamatan Geneng,  Kabuptaen Ngawi di rantai kakinya sejak berumur 7 tahun karena menderita gangguan jiwa. Heri sering meninggalkan rumah saat ditinggal bekerja oleh kakeknya, Maidi 65 tahun. Sementara sang nenek Sukini 60 tahun, yang menderita buta itu tidak bisa berbuat banyak. Dari pada membahayakan dirinya sendiri, Heri di rantai kakinya di tiang kayu penyangga rumah. Di lantai tanah beralaskan kasur yang sudah lusuh itu Heri tidak bisa kemana-mana lagi. Ia di beri makan oleh kakeknya seadanya begitu juga mengurus Heri saat buang air.…

12,327 kali dilihat, 513 kali dilihat hari ini