1 Satwa Berumur 103 Tahun Mati Di LK Madiun Umbul Square

MADIUN – Seekor buaya muara penghuni Madiun Umbul Square mati di usianya 103 tahun beberapa hari lalu. Buaya yang diberi nama Bagong itu memiliki berat sekitar 200 kg dan panjang sekitar 5 meter. Hasil visum yang dilakukan dokter hewan  buaya muara itu mati dengan kondisi mengalami luka-luka di bagian mulut dan hidung .

Direktur Madiun Umbul Square, Afri Handoko  mengatakan Bagong mati dalam usia yang mencapai 103 tahun. Bagong ini termasuk buaya tertua dan hewan tertua yang ada di Lembaga Konservasi Umbul Square. Sebelum diketahui mati dan dikubur, saat itu petugas sudah mendapati buaya jantan itu tidak mau lagi makan dan diam saja slema lebih dari 24 jam  .

Afri menampik jika ada kabar terkait kematian Bagong disebabkan karena minimnya perawatan dari pihak Umbul Square. Namun kematian buaya muara itu dikarenakan faktor usia, sedangkan terkait luka luka yang ditemukan hasil visum disebabkan benturan lantaran satwa tersebut buta sejak tahun 2014 silam. Diketahui di Lembaga Konservasi Madiun Umbul Square terdapat lebih dari 200 ekor satwa terdiri dari reptil, mamalia dan aves.

Komentar
READ  Harga Cabai Anjlok, Modal Petani Tak Kembali

Baca Juga

Leave a Comment