Musim Kemarau, Petani Beralih Tanam Ketela

MAGETAN – Musim kemarau, sebagian petani di kabupaten magetan, memilih menanam ketela atau jagung. mereka tidak bisa lagi menanam padi, seperti sebelumnya, karena air irigasi yang sudah kering. Seperti yang dilakukan oleh petani di desa pojoksari kecamatan sukomoro magetan.sebagian besar petani di desa ini, sudah memulai menanam tanaman ketela, karena tidak banyak membutuhkan air, dibandingkan tanaman padi.

Untuk masa panen, tanaman ketela hanya membutuhkan waktu  sekitar 3 bulan, dengan harga ketela berkisar antara 3 ribu rupiah hingga 5 ribu rupiah perkilonya. bila hasil panen baik, setiap setengah hektar tanaman ketela, bisa menghasilkan 5 ton ubi, untuk setiap kali panennya. Salah satu petani, suyadi, mengatakan,  pada saat musim kemarau, petani di desanya sudah tidak bisa lagi menanam tanaman padi, karena saluran irigasi yang sudah mengering. saat ini, mereka mulai beralih menanam tanaman kacang, jagung dan ketela. Para petani mengharapkan agar di areal pertaniannya ada sumur dalam, sehingga mereka tidak kebingungan mencukupi kebutuhan air untuk pertanian, saat musim kemarau.

Komentar
READ  DPU PR Mulai Realisasikan Master Plan Jaringan Jalan

Baca Juga

Leave a Comment