Enam Warga Keracunan Jamu Tradisional

NGAWI – Sebanyak enam orang warga Desa Cantel, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Widodo dan Rumah Sakit Umum Dokter Soeroto, Ngawi. Korban menderita merasakan seperti mual, muntah serta pusing setelah mengkonsumsi jamu tradisional racikan yang dijual keliling. Mereka adalah Sumanto 57 tahun, Supinah 55 tahun, Sarwan 49 tahun, Kasiran 30 tahun, Sugeng 35 tahun, dan Purwanto 36 tahun.

Peristiwa berawal saat beberapa warga membeli jamu tradisional ke penjual yang bernama Sulasih warga Kedunggalar, Ngawi yang biasa keliling di Desa Cantel, Kecamatan Pitu. Korban tidak mengetahui campuran yang diracik oleh penjual jamu, karena sudah langganan dan biasa membeli. Namun pada Minggu pagi, korban mengalami mual muntah dan pusing satu jam setelah minum jamu tradisional. Total ada enam warga yang menderita keracunan yang diduga berasal dari jamu tradisional tersebut.

Petugas kepolisian Sektor Pitu yang mendapat laporan langsung melakukan identifikasi dan memeriksa sejumlah saksi, termasuk mendata korban yang dirawat di rumah sakit. Atas kasus ini, polisi mengamankan barang bukti sejumlah bungkus bekas jamu tradisional, unutk dilakukan uji laboratorium. polisi juga akan mencari keberadaan penjual jamu untuk dilakukan pemeriksaan. sementara korban hingga kini masih menjalani perawatan di rumah sakit.,

Komentar
READ  Angka Serangan Penyakit Demam Berdarah Menurun

Baca Juga

Leave a Comment