Sumpah Pemuda, Wali Kota: Pemuda Jangan Hanya “Nrimo Ing Pandum”, Harus Jadi Agen Perubahan

KOTA MADIUN – Dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97, Wali Kota Madiun, Maidi, mengajak generasi muda agar tidak hanya pasrah terhadap nasib. Ia menegaskan bahwa pemuda harus berani menghadapi perubahan dan menjadi agen kemajuan bagi diri sendiri, kota, dan bangsa.

Menurut Maidi, perubahan merupakan keniscayaan yang terjadi setiap waktu, sehingga generasi muda harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan arah dan nilai positif.

“Pemuda masa kini harus sukses bukan hanya karena mampu mengikuti perubahan, tetapi juga karena bisa membawa manfaat dan kemajuan bagi masyarakat,” ujar Maidi.

Wali kota berpesan agar setiap perubahan disikapi dengan kebijaksanaan, dengan memilah mana hal yang baik dan mendukung kesuksesan pribadi maupun bangsa.

Dalam momentum Sumpah Pemuda yang telah memasuki usia 97 tahun, Maidi juga mengingatkan bahwa semangat muda tidak ditentukan oleh usia, melainkan oleh kemauan untuk terus bergerak, berinovasi, dan membawa perubahan menuju arah yang lebih baik.

Ia juga menyoroti fenomena sebagian anak muda yang cenderung pasif dan hanya menerima keadaan tanpa berusaha memperbaikinya.

“Sikap nrimo ing pandum, sumêleh ing takdir tidak boleh dijadikan alasan untuk berhenti berjuang. Pemuda harus berani menantang perubahan dan menjadi generasi pembawa kemajuan,” tegasnya.

Melalui peringatan Sumpah Pemuda tahun ini, Pemerintah Kota Madiun berharap semangat dan peran aktif generasi muda dapat terus terjaga untuk membangun kota dan bangsa menuju masa depan yang lebih baik.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *