Resah Jalan Rusak, Warga Kecamatan Jenangan Razia Truk Tambang ODOL

Ponorogo – Warga di Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, menggelar aksi razia manual terhadap sejumlah truk tambang yang diduga beroperasi dengan muatan berlebih atau ODOL (Over Dimension Over Loading).
Aksi spontan ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kerusakan jalan dan meningkatnya risiko kecelakaan akibat aktivitas kendaraan berat di wilayah tersebut.

Berdasarkan rekaman amatir yang beredar, warga Desa Sedah, Kecamatan Jenangan, terlihat menghentikan satu per satu truk pengangkut pasir yang melintas di ruas Jalan Mlilir–Ngebel, pada Jumat (5/12/2025).
Warga menilai truk-truk tambang tersebut membawa muatan melebihi kapasitas yang diperbolehkan dan menjadi penyebab utama rusaknya jalan yang setiap hari dilalui kendaraan berat.

Salah satu warga, Muchtar, mengatakan aksi razia ini dilakukan karena warga sudah lama resah dengan kondisi jalan yang rusak parah dan membahayakan pengguna jalan.

“Hampir setiap hari ada ratusan truk tambang lewat. Jalan jadi cepat rusak dan sering terjadi kecelakaan. Kami hanya ingin pemerintah turun tangan,” ujar Muchtar.

Hal senada disampaikan Mujiono, warga lainnya. Ia berharap para pengusaha tambang dan sopir truk bisa lebih memperhatikan keselamatan serta mematuhi aturan terkait batas dimensi dan kapasitas muatan.

“Kami tidak melarang mereka bekerja, tapi tolong patuhi aturan. Jalan ini juga digunakan masyarakat setiap hari. Kalau rusak terus, semua yang rugi,” ungkapnya.

Warga berharap pihak terkait, baik pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum, segera mengambil langkah tegas agar aktivitas tambang tetap berjalan tanpa merugikan masyarakat sekitar.
Selain memperbaiki infrastruktur jalan, warga juga meminta adanya pengawasan lebih ketat terhadap operasional truk tambang yang melintas di jalur Mlilir–Ngebel.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *