Tidak Difungsikan, Bangunan Shelter Sosial Mulai Rusak

NGAWI – Kondisi bangunan Rumah Ramah Sosial (shelter) milik Pemerintah Kabupaten Ngawi kini memprihatinkan. Fasilitas yang semestinya difungsikan sebagai rumah singgah sementara bagi masyarakat rentan tersebut mulai mengalami kerusakan di sejumlah titik.

Bangunan shelter yang berada di Jalan Ngawi–Caruban itu tampak belum dimanfaatkan dalam waktu lama. Dari luar, bangunan masih terlihat cukup terawat, namun bagian dalam menunjukkan banyak kerusakan. Sejumlah dinding tampak retak, sementara banyak plafon di beberapa ruangan telah jebol.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Ngawi, Akhmad Sufandi, membenarkan adanya kerusakan pada beberapa bagian bangunan. Menurutnya, kondisi ini mempersulit proses penanganan laporan terkait anak terlantar, lansia terlantar, hingga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Ia menjelaskan, shelter tersebut seharusnya menjadi tempat singgah sementara sebelum dilakukan penanganan lanjutan, termasuk pengalihan ke panti milik Dinas Sosial Jawa Timur. Karena tidak dapat difungsikan, selama ini setiap penanganan kasus dilakukan dengan mencari identitas pelapor terlebih dahulu untuk kemudian dikembalikan kepada keluarga. Jika identitas tidak ditemukan, maka kasus dirujuk langsung ke panti Dinsos Jatim atau Balai Pelayanan Sosial Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).

Sufandi berharap ke depan ada alokasi anggaran untuk memperbaiki fasilitas shelter tersebut agar pelayanan dan rehabilitasi terhadap kelompok rentan bisa berjalan lebih optimal.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *