Kejurprov Kurash, Ratusan Atlet Saling Adu Teknik Bantingan di Kota Madiun

Kota Madiun – Ratusan atlet dari berbagai daerah di Jawa Timur saling unjuk kemampuan dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Kurash Jawa Timur yang digelar di GOR Wilis, Kota Madiun. Ajang ini menjadi wadah pembinaan sekaligus ajang kompetisi bagi para atlet kurash tingkat provinsi.

Kurash merupakan cabang olahraga bela diri tradisional asal Asia Tengah yang mengandalkan teknik bantingan dengan pegangan pada pakaian lawan. Olahraga ini menekankan kekuatan, keseimbangan, dan sportivitas, serta mulai berkembang pesat di Indonesia melalui berbagai kejuaraan resmi, termasuk di tingkat provinsi.

Kejurprov Kurash Jawa Timur tahun ini diikuti sebanyak 227 atlet dari 19 kabupaten dan kota se-Jawa Timur. Mereka bersaing di berbagai kelas pertandingan untuk memperebutkan gelar juara sekaligus mengasah kemampuan teknik bantingan khas olahraga ini.

Ketua Kurash Kota Madiun, Juprianto, menyebut ajang ini bukan hanya soal prestasi, tetapi juga menjadi momentum memperkenalkan Kota Madiun sebagai tuan rumah yang ramah bagi para atlet dan tamu dari berbagai daerah. “Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga merupakan bagian dari pembinaan atlet kurash di tingkat regional,” ujarnya.

Salah satu atlet peserta, Aurelia, mengaku senang dapat bertanding di kejuaraan ini karena menjadi pengalaman berharga untuk menambah jam terbang. Hal senada disampaikan Fairil, atlet lainnya, yang berharap kurash bisa semakin dikenal masyarakat luas.

Di Kota Madiun sendiri terdapat sekitar 50 atlet kurash yang turut ambil bagian dalam kejuaraan ini. Kejurprov Kurash yang baru pertama kali digelar di Kota Madiun diharapkan dapat berkembang hingga ke level nasional, serta mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mengharumkan nama daerah.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *