TPID Magetan Pastikan Stok Aman Jelang Nataru di Tengah Kenaikan Harga

Magetan – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), sejumlah harga kebutuhan pokok di Kabupaten Magetan mulai mengalami kenaikan. Meski demikian, pemerintah daerah melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) memastikan stok bahan pokok masih aman hingga akhir tahun dan akan terus memantau pergerakan harga di pasar tradisional.

Pantauan di sejumlah pasar tradisional menunjukkan aktivitas jual beli masih ramai. Namun, beberapa komoditas kebutuhan pokok mulai merangkak naik. Salah satunya minyak goreng bersubsidi merek Minyak Kita, yang kini dijual di atas harga eceran tertinggi (HET), yakni sekitar Rp17.000 per liter.

Selain itu, harga telur ayam juga mengalami kenaikan cukup signifikan. Saat ini, harga di tingkat pedagang berkisar antara Rp29.000 hingga Rp30.000 per kilogram. Kenaikan ini diduga dipicu meningkatnya permintaan menjelang momen libur panjang Natal dan Tahun Baru.

Sementara itu, komoditas lain seperti beras dan gula pasir masih terpantau stabil dan belum menunjukkan kenaikan harga yang berarti.

Wakil Ketua DPRD Magetan, Puthut Pujiono, menyampaikan bahwa TPID terus memantau kondisi harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar. Ia memastikan stok kebutuhan pokok di Magetan masih mencukupi hingga akhir tahun.

“Apabila terjadi lonjakan harga yang dinilai memberatkan masyarakat, pemerintah daerah akan segera mengambil langkah antisipasi melalui operasi pasar,” ujarnya.

Melalui langkah tersebut, pemerintah berharap stabilitas harga kebutuhan pokok di Kabupaten Magetan dapat terus terjaga sehingga daya beli masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru tetap terlindungi.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *