PONOROGO – Dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-80, Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai Ageng Muhammad Besari (KAM Besari) Ponorogo menggelar berbagai kegiatan, salah satunya aksi donor darah. Kegiatan ini sekaligus dimanfaatkan sebagai momentum untuk menginformasikan pembukaan pendaftaran mahasiswa baru tahun akademik 2026.
Aksi donor darah tersebut digelar pada Selasa, 6 Januari 2026, dan diikuti puluhan peserta yang terdiri dari civitas akademika UIN KAM Besari Ponorogo serta masyarakat umum. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus wujud nyata pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat.
Rektor UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, Prof. Dr. Hj. Evi Muafiah, M.Ag., menyampaikan bahwa kegiatan sosial seperti donor darah merupakan bagian dari komitmen kampus dalam menanamkan nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial, sejalan dengan semangat Hari Amal Bakti Kementerian Agama.
UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo sendiri merupakan satu-satunya perguruan tinggi keagamaan Islam negeri di wilayah eks Karesidenan Madiun. Pada tahun 2025, kampus ini juga berhasil masuk dalam sepuluh besar PTKIN terbaik di Indonesia versi Webometrics.
Dalam momentum peringatan HAB ke-80 ini, UIN KAM Besari Ponorogo juga mengumumkan pembukaan pendaftaran mahasiswa baru tahun akademik 2026. Penerimaan mahasiswa baru dibuka melalui tiga jalur seleksi, yakni jalur SPAN-PTKIN yang berlangsung mulai 5 Januari hingga 7 April 2026, jalur UM-PTKIN pada 13 April hingga 30 Mei 2026, serta jalur mandiri.
Saat ini, UIN KAM Besari Ponorogo memiliki empat fakultas dengan total 26 program studi. Seluruh program studi tersebut didukung sarana dan prasarana pembelajaran yang terus dikembangkan, serta berbagai program beasiswa bagi mahasiswa berprestasi maupun mahasiswa kurang mampu.
Sebagai satu-satunya universitas Islam negeri di eks Karesidenan Madiun, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo diharapkan mampu menjadi pilihan utama masyarakat dalam melanjutkan pendidikan tinggi berbasis keislaman yang moderat dan berdaya saing.
Wakil Rektor I UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, Prof. Dr. KH. Luthfi Hadi Aminuddin, M.Ag., menambahkan bahwa peringatan Hari Amal Bakti Kementerian Agama ke-80 ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga momentum untuk memperkuat peran perguruan tinggi keagamaan dalam bidang pendidikan, pengabdian kepada masyarakat, serta pembentukan karakter generasi muda.

