Magetan — Kasus pembobolan toko emas menggegerkan warga Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan. Sebuah toko emas di Jalan Raya Bendo dibobol maling dengan kerugian ditaksir mencapai lebih dari Rp1 miliar.
Peristiwa tersebut menimpa Toko Emas Senna Golden Star (SGS). Aksi pencurian baru diketahui Rabu pagi saat karyawan membuka toko dan mendapati kondisi di dalam sudah berantakan.
Pintu utama toko yang biasanya terkunci rapat ditemukan dalam keadaan terbuka. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, petugas bersama pemilik toko menemukan tembok bagian belakang dalam kondisi berlubang. Lubang itu diduga menjadi akses pelaku masuk ke dalam toko saat melancarkan aksinya.
Pelaku berhasil menggondol berbagai perhiasan emas dan uang tunai. Kerugian uang tunai diperkirakan sekitar Rp30 juta, sementara emas yang hilang jika diuangkan ditaksir mencapai lebih dari Rp1 miliar.
Kapolsek Bendo, AKP Agus Suparno, menyebut aksi pencurian diduga terjadi menjelang waktu subuh. “Pada malam hari biasanya ada angkringan di depan toko yang cukup ramai. Jadi kemungkinan pelaku beraksi setelah situasi sepi menjelang subuh,” jelasnya.
Toko emas tersebut sebenarnya sudah dilengkapi dengan kamera pengawas (CCTV). Rekaman dari perangkat itu kini telah diamankan pihak kepolisian untuk keperluan penyelidikan.
Di sekitar lokasi juga terdapat toko kosmetik, namun hingga kini belum diketahui apakah toko tersebut turut menjadi sasaran pencurian.
Kasus pembobolan ini telah dilaporkan dan masih dalam penanganan Polsek Bendo. Polisi terus melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku sekaligus memastikan total kerugian akibat aksi kriminal tersebut.
Kepolisian mengimbau masyarakat, terutama para pelaku usaha, untuk meningkatkan sistem keamanan dan kewaspadaan agar kejadian serupa tidak terulang.

