Magetan – Ancaman longsor kembali menghantui kawasan wisata Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan. Peristiwa tanah longsor terjadi pada Sabtu (17/1/2026) ketika kawasan wisata tersebut sedang dipadati pengunjung. Kejadian ini menjadi peringatan serius akan pentingnya penguatan mitigasi bencana di area wisata alam.
Material tanah yang longsor menyeret tujuh sepeda motor milik wisatawan. Beberapa kendaraan bahkan dilaporkan tercebur ke dalam telaga. Meski tidak ada korban jiwa, peristiwa ini sempat menimbulkan kepanikan di lokasi kejadian.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Magetan, Cahya Wijaya, mengatakan longsor terjadi secara tiba-tiba tanpa tanda-tanda awal. Kondisi curah hujan tinggi di sekitar lereng diduga menjadi penyebab utama pergerakan tanah.
“Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian ini menjadi dasar penting untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap keselamatan kawasan wisata Telaga Sarangan,” ujar Cahya.
BPBD Magetan menegaskan akan segera melakukan koordinasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Magetan guna memperkuat langkah mitigasi bencana.
Sebelumnya, sehari sebelum kejadian, material longsor berupa tanah dan batu besar juga sempat menutup akses jalan lingkar Telaga Sarangan. Beruntung, material berhasil dibersihkan dengan cepat sehingga arus lalu lintas dan kegiatan wisata kembali normal. Namun, potensi longsor susulan tetap menjadi perhatian utama, terutama di tengah tingginya curah hujan.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Magetan, Joko Trihono, menuturkan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan BPBD untuk memastikan keselamatan wisatawan tetap menjadi prioritas.
BPBD Magetan juga mengimbau masyarakat dan wisatawan agar selalu waspada saat berkunjung ke kawasan Telaga Sarangan. Wisatawan diharapkan mematuhi arahan petugas dan menjauhi area rawan longsor demi keselamatan bersama.

