Kota Madiun – Pasca operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap Wali Kota Madiun pada Senin, 19 Januari 2026, suasana Balai Kota Madiun terpantau relatif lengang pada Selasa pagi. Meski demikian, aktivitas pemerintahan dan pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kota Madiun tetap berjalan seperti biasa.
Pantauan di Balai Kota Madiun menunjukkan tidak terlihat adanya aktivitas mencolok pasca OTT tersebut. Sejumlah ruang pelayanan publik tetap dibuka dan melayani masyarakat, sementara aparatur sipil negara menjalankan tugas sesuai jam kerja yang berlaku.
Beberapa pegawai terlihat tetap beraktivitas di kantor, meski lalu lalang pejabat struktural terpantau lebih terbatas dibandingkan hari-hari sebelumnya. Kondisi ini dinilai sebagai upaya menjaga stabilitas roda pemerintahan agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi lanjutan dari Pemerintah Kota Madiun terkait dampak OTT tersebut terhadap jalannya pemerintahan. Namun, pihak internal memastikan bahwa seluruh agenda pelayanan publik dan administrasi pemerintahan tetap dilaksanakan sesuai ketentuan.

