PONOROGO – PLT Bupati Ponorogo, Lisdyarita, bersama anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, meninjau langsung kondisi Jembatan Wagir Lor di Desa Wagir Lor, Kecamatan Ngebel, Selasa (20/1/2026). Peninjauan dilakukan untuk melihat tingkat kerusakan jembatan sekaligus menentukan langkah penanganan dan rencana pembangunan.
Jembatan tersebut merupakan akses utama warga dan dilaporkan mengalami kerusakan sejak tiga tahun terakhir. Selama ini, warga terpaksa membangun jembatan darurat secara swadaya agar aktivitas masyarakat tetap berjalan, meski kondisinya dinilai tidak aman.
PLT Bupati Lisdyarita menyebut, jembatan darurat yang telah dibangun warga akan ditingkatkan penanganannya. Selain itu, Pemkab Ponorogo juga akan membangun jembatan alternatif sementara untuk kendaraan roda dua, menggunakan dana Belanja Tak Terduga (BTT).
Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Miseri Effendy, menambahkan bahwa untuk pembangunan jembatan permanen, Pemkab Ponorogo diminta segera menyusun Detail Engineering Design (DED) sebelum diajukan ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Estimasi anggaran pembangunan jembatan diperkirakan mencapai sekitar empat miliar rupiah. Meski masih dalam tahap pengajuan, pihaknya optimistis pembangunan dapat direalisasikan.
Sebelumnya, kondisi Jembatan Wagir Lor sempat viral di media sosial karena dianggap membahayakan pengguna jalan. Kerusakan terjadi pada struktur tanah penopang jembatan yang terkikis, sehingga berisiko ambruk. Akibat kondisi tersebut, dalam beberapa hari terakhir warga terpaksa melintasi jembatan dengan berjalan kaki karena dinilai tidak aman dilalui kendaraan.

