Kota Madiun – Kebakaran yang melanda sejumlah kios di Pasar Burung Srijaya, Kota Madiun, pada Selasa dini hari menyebabkan kerusakan bangunan dan kerugian bagi para pedagang. Menyikapi kejadian tersebut, Dinas Perdagangan Kota Madiun langsung melakukan inventarisasi kerusakan sebagai langkah awal penanganan pascakebakaran.
Peristiwa kebakaran menghanguskan beberapa kios pedagang burung serta menyebabkan puluhan burung peliharaan mati akibat paparan asap tebal. Jenis burung yang dilaporkan mati di antaranya jalak orange, falk, parkit, derkuku klantan, hingga perkutut. Para pedagang mengaku tidak sempat menyelamatkan burung-burung tersebut karena api dengan cepat membesar.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran di Pasar Burung Srijaya tersebut.
Dinas Perdagangan Kota Madiun telah mendata kios-kios yang mengalami kerusakan akibat kebakaran. Inventarisasi ini dilakukan sebagai dasar perencanaan perbaikan kios dengan melibatkan koordinasi bersama organisasi perangkat daerah terkait.
Kepala Bidang Pengelolaan Pasar Rakyat Dinas Perdagangan Kota Madiun, Puguh Supardijanto, menyampaikan bahwa seluruh proses perbaikan kios akan ditangani oleh dinas terkait agar tidak memberatkan para pedagang yang terdampak.
Selain perbaikan fisik kios, Dinas Perdagangan juga akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD untuk penanganan lanjutan, termasuk kemungkinan pemberian bantuan bagi para pedagang korban kebakaran.

