Jembatan Putus Memakan Korban, 2 Pekerja SPPG Patah Tulang

PONOROGO – Sebuah jembatan penghubung di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, putus akibat diterjang sampah pada Kamis dini hari. Akibatnya, warga terpaksa menempuh jalan memutar hingga puluhan kilometer. Tak hanya itu, dua orang pekerja SPPG mengalami luka-luka akibat insiden tersebut.

Rekaman amatir menunjukkan kondisi sesaat setelah dua pekerja SPPG terperosok ke dalam jembatan yang longsor di Desa Nambak, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo. Jembatan penghubung antara Desa Nambak dan Desa Belare putus di bagian pondasi, hingga terbentuk lubang sepanjang 20 meter, tinggi 10 meter, dan lebar 2 meter.

Akibat musibah ini, dua pengendara motor asal Desa Belare terjatuh dan dilarikan ke Rumah Sakit Aisyah Ponorogo untuk mendapatkan perawatan. Warga setempat, Yahmo, menuturkan bahwa tanda-tanda jembatan akan ambrol sudah terlihat sejak Kamis pekan lalu, saat hujan deras membawa sampah bambu di sungai. Namun, karena kondisi pondasi jembatan yang sudah rusak parah, jembatan tiba-tiba ambrol dini hari tadi.

Kapolsek Bungkal, AKP M.A. Fatoni, menyatakan bahwa kedua korban mengalami luka berat dan ringan, dan saat ini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Aisyah Ponorogo.

Akibat musibah ini, jembatan tersebut dinyatakan lumpuh total, sehingga warga Desa Belare harus memutar sekitar 2 kilometer untuk melakukan aktivitas di Kecamatan Bungkal.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *