MAGETAN – Kondisi jalan berlubang di Jalur Sedran Raya, Panekan–Kendal, dikeluhkan warga Desa Wates karena dinilai membahayakan pengendara. Menanggapi keluhan tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Magetan memastikan segera melakukan penanganan di sejumlah titik kerusakan.
Kerusakan di sepanjang ruas jalan tersebut disebut kerap menyebabkan pengendara terjatuh akibat banyaknya lubang di badan jalan. Warga berharap perbaikan segera dilakukan karena jalur tersebut merupakan akses penting penghubung antarwilayah.
Kepala DPUPR Magetan, Muhtar Wahid, menjelaskan kondisi jalan yang telah berusia lama serta tingginya intensitas kendaraan bertonase besar menjadi salah satu penyebab utama aspal cepat mengelupas. Selain itu, curah hujan yang tinggi turut mempercepat kerusakan, terutama saat musim penghujan.
Menurutnya, kemunculan lubang di badan jalan memang kerap terjadi ketika intensitas hujan meningkat. Air yang meresap ke lapisan aspal mempercepat kerusakan sehingga jalan mudah berlubang dan membahayakan pengguna jalan. Saat ini, tim dari UPTD DPUPR dikerahkan setiap hari untuk melakukan penambalan di sejumlah titik.
Namun, banyaknya titik kerusakan serta keterbatasan sumber daya manusia membuat penanganan dilakukan secara bertahap berdasarkan skala prioritas. Meski demikian, DPUPR Magetan memastikan segera mengirimkan tim ke Jalur Panekan–Kendal guna meminimalkan risiko kecelakaan.
Warga diimbau tetap berhati-hati saat melintas, terutama saat hujan turun yang membuat lubang jalan sulit terlihat oleh pengendara.

