Soroti Banyak Kios Tutup, Ketua DPRD Desak Pemkab Tingkatkan Inovasi

Ngawi – DPRD Ngawi menyoroti semakin banyaknya kios di Pasar Besar Ngawi yang tutup, terutama di lantai II. Dewan mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi untuk meningkatkan inovasi agar aktivitas pasar tradisional kembali menggeliat dan mampu bersaing dengan pasar modern.

Ketua DPRD Ngawi, Yuwono Kartiko, mengatakan permasalahan di Pasar Besar Ngawi cukup kompleks. Selain faktor penataan ulang, maraknya sistem belanja daring turut memengaruhi tingkat kunjungan masyarakat ke pasar tradisional. Ia mendorong Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja bersama para pedagang duduk bersama guna merumuskan strategi agar masyarakat kembali berbelanja di pasar tradisional.

Menurutnya, kios kosong mayoritas berada di lantai II yang menjual komoditas kering seperti pakaian dan mainan. Kondisi tersebut perlu segera dicarikan solusi agar tidak semakin banyak pedagang yang gulung tikar.

Yuwono menegaskan penataan kios dan los pedagang bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Para pedagang juga dituntut lebih inovatif dalam menarik minat pembeli, termasuk memanfaatkan perkembangan teknologi dan strategi pemasaran yang lebih kreatif.

Sebelumnya diberitakan, ratusan kios dan los di Pasar Besar Ngawi tutup karena menurunnya jumlah pengunjung. Aktivitas jual beli yang beralih ke sistem daring menjadi salah satu faktor utama lesunya pasar tradisional tersebut.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *