Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus mendorong pengembangan wisata religi, budaya, dan sejarah secara terintegrasi. Melalui pembinaan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), pemkot berupaya menggali potensi di setiap kelurahan agar pengembangan pariwisata tidak hanya bertumpu pada Pahlawan Street Center.
Upaya tersebut ditandai dengan penyelenggaraan pembinaan Pokdarwis yang digelar di Sun Hotel Madiun. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah pemetaan serta pengembangan potensi wisata berbasis kelurahan.
Pelaksana Tugas Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, menyampaikan bahwa pengembangan pariwisata tidak boleh hanya terpusat di Pahlawan Street Center. Menurutnya, setiap kelurahan memiliki potensi yang dapat diangkat menjadi destinasi wisata baru sehingga perlu dilakukan identifikasi dan pengembangan secara berkelanjutan.
Dalam pembinaan tersebut, Pokdarwis didorong untuk memetakan dan menggali potensi wisata religi, budaya, maupun sejarah di wilayah masing-masing. Sejumlah lokasi bersejarah seperti Masjid Kuno Kuncen dan Masjid Kuno Taman dinilai memiliki nilai historis serta berpeluang meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.
Ke depan, Pemkot Madiun berencana mengintegrasikan kunjungan wisata di Pahlawan Street Center dengan destinasi di tingkat kelurahan. Sarana transportasi seperti Bus Heritage Express dan becak listrik dalam program Presiden Prabowo Subianto akan dimanfaatkan untuk mempermudah akses wisatawan. Dengan langkah tersebut, wisata religi, budaya, dan sejarah Kota Madiun diharapkan semakin dikenal luas.

