Lelang Perbaikan 7 Sekolah Rusak Kembali Gagal

Sebanyak tujuh paket pekerjaan perbaikan sekolah di Kabupaten Ngawi kembali mengalami kegagalan lelang pada awal tahun ini. Unit Pengadaan Barang dan Jasa pun kembali membuka proses lelang setelah menerima pengajuan dari pihak PPK.

Tujuh paket perbaikan tersebut terdiri dari lima Sekolah Menengah Pertama dan dua Sekolah Dasar. Di antaranya SMP Negeri 2 Jogorogo, SMP Negeri 3 Sine, SMP Negeri 3 Paron, SMP Negeri 1 Bringin, dan SMP Negeri 2 Kasreman. Sementara untuk tingkat SD yakni SD Negeri Bangunrejo Kidul 5 Kedunggalar dan SD Negeri Sidolaju 4 Widodaren.

Paket lelang konsolidasi ini sebelumnya juga telah mengalami kegagalan sebanyak dua kali pada tahun 2025. Namun pada awal tahun 2026, proses lelang kembali belum membuahkan hasil, dengan pengajuan terakhir dilakukan pada awal Maret lalu.

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Ngawi, Rahmat Fitrianto, menjelaskan kegagalan terjadi karena peserta lelang tidak mampu memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

Dari sekitar 30 peserta, hanya delapan yang mengajukan penawaran dan belum memenuhi kelengkapan administrasi. Total nilai paket pekerjaan rehabilitasi tersebut mencapai 702 juta rupiah.

Menyikapi hal tersebut, pihak PPK dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kembali mengajukan proses lelang konsolidasi. Pemerintah berharap dalam waktu dekat sudah dapat ditetapkan pemenang lelang agar proses rehabilitasi ketujuh sekolah segera dilaksanakan.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *