Pendekatan Domisili Diterapkan, Sejumlah Guru Terkejut Terima Surat Tugas Baru

KABUPATEN MADIUN – Pemerintah Kabupaten Madiun mulai menerapkan kebijakan pendekatan domisili bagi pendidik dan tenaga kependidikan jenjang SD dan SMP. Kebijakan tersebut diwujudkan melalui penyesuaian penugasan yang menempatkan pegawai lebih dekat dengan tempat tinggalnya guna meningkatkan efektivitas kinerja dan pelayanan pendidikan.

Penerapan pendekatan domisili ini bukan merupakan rotasi maupun mutasi pegawai, melainkan penyesuaian lokasi penugasan agar pendidik dan tenaga kependidikan dapat bekerja dengan jarak tempuh yang lebih dekat dari domisilinya.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun, dari total 4.176 aparatur sipil negara (ASN) jenjang SD dan SMP, sebanyak 196 orang telah memperoleh penyesuaian penugasan berdasarkan domisili. Sementara itu, dari 3.252 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) penuh waktu, sebanyak 205 orang telah mendapatkan penyesuaian serupa. Adapun pada kategori PPPK paruh waktu, sebanyak 48 orang dari total 567 pegawai juga telah menerima penugasan berdasarkan domisili.

Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi, menjelaskan bahwa kebijakan tersebut bertujuan untuk mendukung efektivitas kerja pegawai sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan kepada masyarakat.

Meski demikian, kebijakan ini sempat mengejutkan sebagian tenaga pendidik. Salah satunya dialami Wieke Retnaningrum yang selama enam tahun mengajar di SDN Wonorejo 2, Kecamatan Mejayan. Ia menerima penugasan baru di SDN Lebak, Kecamatan Sawahan, yang lokasinya lebih dekat dengan tempat tinggalnya.

Wieke mengaku tidak pernah mengajukan perpindahan tugas dan baru mengetahui adanya penugasan baru setelah menerima surat tugas dari instansi terkait. Kendati demikian, lokasi sekolah yang baru dinilai lebih dekat dan dapat mengurangi waktu perjalanan menuju tempat kerja.

Pemerintah Kabupaten Madiun berharap kebijakan pendekatan domisili ini dapat meningkatkan kedisiplinan, ketepatan waktu kehadiran, serta efektivitas pelaksanaan tugas para pendidik dan tenaga kependidikan. Dengan jarak tempuh yang lebih singkat, pelayanan pendidikan kepada peserta didik diharapkan dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.

Share
Tutup