Sampah Masih Menumpuk, DLH Evaluasi Surat Edaran Bupati

MAGETAN – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Magetan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Surat Edaran (SE) Bupati tentang pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Langkah ini dilakukan menyusul masih munculnya berbagai keluhan warga terkait persoalan sampah di sejumlah wilayah.

Pengelolaan sampah berbasis masyarakat menjadi salah satu program yang terus didorong Pemerintah Kabupaten Magetan melalui surat edaran dan instruksi bupati yang mengamanatkan desa serta kelurahan untuk mengoptimalkan pengelolaan sampah dari sumbernya.

Kebijakan tersebut menekankan pentingnya pemilahan sampah rumah tangga, pemanfaatan sampah organik, serta pengembangan bank sampah dan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) sebagai ujung tombak pengelolaan sampah di tingkat lokal.

Namun berdasarkan hasil evaluasi DLH, pelaksanaan kebijakan tersebut dinilai masih belum optimal di seluruh wilayah. Sebagian desa dan kelurahan telah mampu menjalankan sistem pengelolaan sampah secara mandiri, tetapi masih banyak yang menghadapi berbagai kendala.

Kendala tersebut meliputi keterbatasan sarana dan prasarana, sumber daya manusia, hingga rendahnya partisipasi masyarakat dalam melakukan pemilahan sampah sejak dari rumah tangga.

Akibatnya, sebagian besar sampah yang masuk ke Tempat Penampungan Sementara (TPS) maupun Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) masih berupa sampah campuran. Kondisi ini menambah beban pengelolaan dan mempercepat penumpukan sampah.

Evaluasi menjadi semakin penting menyusul munculnya berbagai keluhan warga terkait pengelolaan sampah di sejumlah titik. Keluhan tersebut antara lain bau menyengat, asap pembakaran sampah, hingga meningkatnya populasi lalat di sekitar lokasi penampungan sampah.

Melalui evaluasi ini, DLH berupaya memastikan kebijakan yang tertuang dalam Surat Edaran Bupati tidak hanya berhenti pada tataran administratif, tetapi benar-benar diterapkan hingga tingkat desa dan kelurahan.

DLH juga akan meningkatkan pembinaan dan pendampingan kepada pengelola sampah berbasis masyarakat agar target pengurangan sampah dari sumbernya dapat tercapai secara optimal.

Pemerintah Kabupaten Magetan menilai keberhasilan pengelolaan sampah berbasis masyarakat tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah. Keberhasilan tersebut juga memerlukan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat dalam memilah serta mengelola sampah sejak dari rumah tangga.

Share
Tutup