Ponorogo – Rencana aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Ponorogo yang sempat beredar luas melalui media sosial akhirnya batal digelar pada Senin (1/9/2025). Meski demikian, ratusan personel kepolisian tetap disiagakan di sejumlah titik pengamanan.
Sehari sebelumnya, beredar selebaran dari kelompok Aliansi Ponorogo Bergerak yang mengajak masyarakat untuk turun ke jalan menyuarakan keresahan. Aksi itu disebut-sebut akan digelar di depan Gedung DPRD Ponorogo pada Senin siang. Namun, melalui akun media sosial resminya, aliansi tersebut kemudian menyatakan pembatalan aksi.
Hingga waktu yang dijadwalkan, suasana di sekitar Gedung DPRD Ponorogo terpantau sepi. Meski begitu, sebanyak 350 personel kepolisian tetap berjaga di lokasi. Pengawasan juga dilakukan di sejumlah pos polisi, di antaranya kawasan ojek online Ndengok, Mlarak Mlilir, Pabrik Es, hingga Pasar Legi.
Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, membenarkan pembatalan isu unjuk rasa tersebut. Ia menegaskan, ajakan demo diduga berasal dari pihak yang tidak bisa dikonfirmasi sehingga berpotensi ditunggangi kepentingan tertentu.
“Pihak kepolisian bersama lapisan masyarakat akan terus melakukan pengamanan selama 24 jam ke depan hingga situasi benar-benar kondusif,” ujar Kapolres.

