MADIUN – Wakil Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menghadiri panen tebu di Desa Sambirejo, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Jumat (26/9/2025). Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penyerahan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani setempat.
Alsintan yang diserahkan meliputi traktor roda dua, traktor roda empat, hingga sepeda motor roda tiga. Bantuan ini diharapkan mampu mendukung produktivitas petani dalam mengolah lahan pertanian, khususnya sektor tebu.
Kabupaten Madiun dikenal sebagai salah satu lumbung pangan Jawa Timur, menempati peringkat keenam pemasok beras ke Bulog. Selain padi, daerah ini juga memiliki potensi besar di sektor tebu. Pada 2023, luas areal tebu mencapai 2.380,5 hektare dengan produksi giling 176.157 ton yang menghasilkan 13.074 ton gula kristal. Sementara pada 2024, luas areal meningkat menjadi 2.388,75 hektare dengan produksi hingga Agustus 2025 mencapai 123.264 ton, menghasilkan 9.272 ton gula.
Dalam kesempatan tersebut, Ibas menegaskan pentingnya memperkuat ketahanan pangan sebagai pondasi kedaulatan bangsa. Menurutnya, swasembada pangan—termasuk beras dan tebu—akan menjadi kunci bagi ketahanan ekonomi nasional.
“Ketika swasembada pangan tercapai, maka kekuatan ekonomi bangsa kita akan semakin terjamin,” ujar Ibas.
Ibas juga menyampaikan apresiasi kepada para petani yang terus berjuang meningkatkan produksi di tengah berbagai tantangan. Ia menegaskan komitmennya untuk mengawal program swasembada gula dengan anggaran sebesar Rp1,6 triliun.
“Program ini harus benar-benar tepat sasaran agar petani semakin mandiri dan sejahtera,” tegasnya.
Dengan dukungan pemerintah dan pengawalan kebijakan di tingkat pusat, diharapkan petani di Madiun dan daerah lain mampu meningkatkan produksi sekaligus menjaga ketahanan pangan nasional.

