MAGETAN – Tragedi longsor kembali terjadi di area tambang galian C Desa Trosono, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan. Seorang sopir truk bernama Suroso (55), warga Desa Nguri Kecamatan Lembeyan, tewas tertimbun material longsor setinggi lebih dari 15 meter pada Senin (29/9/2025).
Peristiwa ini bermula saat Suroso bersama rekannya, Angga, tengah mengantri di lokasi tambang. Angga yang selamat menuturkan, justru Suroso yang pertama kali menyadari adanya pergerakan tanah. Korban sempat memperingatkannya, lalu berlari ke arah selatan. Namun, nahas, Suroso justru tertimbun. Sementara Angga yang berlari ke arah utara berhasil menyelamatkan diri.
Menurut keterangan Angga, saat kejadian hanya ada dua orang di dekat lokasi longsor. Sebuah truk juga sempat tertimbun material, namun sopir truk tersebut berhasil selamat. Proses pencarian jasad Suroso berlangsung dramatis hingga dua hari, dengan tim gabungan BPBD, TNI, Polri, relawan, serta warga sekitar bekerja keras mengevakuasi di medan yang sulit. Jasad korban akhirnya ditemukan dan dibawa ke rumah duka.
Kejadian ini menambah daftar panjang insiden longsor di kawasan tambang galian C Magetan. Kondisi tebing yang curam serta padatnya aktivitas penambangan membuat kawasan tersebut dinilai rawan. Pihak berwenang mengimbau pekerja dan sopir lebih waspada, serta menegaskan akan melakukan evaluasi terhadap sistem keamanan dan aktivitas tambang.

