MAGETAN– Dalam momentum peringatan Hari Santri Nasional 2025, Ketua DPRD Kabupaten Magetan, Suratno, menyatakan dukungannya terhadap pengembangan program digitalisasi pondok pesantren. Ia juga mendorong terbangunnya kolaborasi antara pesantren dan pemerintah daerah untuk menghadapi tantangan di era teknologi digital saat ini.
Menurut Suratno, pesantren memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah, khususnya di bidang teknologi informasi dan ekonomi digital. Karena itu, lembaga pendidikan keagamaan ini perlu berinovasi agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman yang menjadi jati dirinya.
Suratno menambahkan, sinergi antara pesantren dan pemerintah daerah perlu diperkuat melalui berbagai program pengembangan, mulai dari bidang pendidikan, pemberdayaan ekonomi, hingga digitalisasi layanan pesantren. Dengan dukungan kebijakan dan fasilitas dari pemerintah, pesantren diharapkan dapat memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kemandirian ekonomi santri.
“Pemanfaatan teknologi informasi di lingkungan pesantren dapat mendorong pengembangan potensi santri, baik dalam bidang pendidikan maupun kewirausahaan,” ujarnya. Ia menegaskan, transformasi digital di dunia pesantren akan melahirkan generasi santri yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga siap bersaing di era global.

