Pembangunan Pasar Hewan Maospati Capai 80 Persen

MAGETAN – Pemerintah Kabupaten Magetan terus mempercepat proses pembangunan Pasar Hewan Pahingan Maospati yang saat ini telah mencapai sekitar 80 persen. Proyek ini menjadi bagian dari upaya penataan ulang kawasan pasar lama yang selama bertahun-tahun menimbulkan kemacetan setiap kali hari pasaran tiba.

Pasar hewan yang sebelumnya berlokasi di kawasan padat penduduk, tepatnya di dekat Kampus UNESA Magetan, kerap menyebabkan kemacetan parah saat aktivitas jual beli berlangsung. Karena itu, Pemkab Magetan memutuskan untuk memindahkan pasar ke lokasi baru yang dinilai lebih strategis dan tidak mengganggu aktivitas warga.

Lokasi baru pasar kini berada di belakang Puskesmas Maospati, dengan lahan yang lebih luas dan representatif untuk kegiatan perdagangan hewan ternak. Pemindahan ini sekaligus menjadi langkah awal penataan kawasan lama yang rencananya akan diubah menjadi pusat kuliner rakyat (food court).

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Magetan, Sucipto, mengatakan bahwa tahun ini pemerintah telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp680 juta. Dana tersebut difokuskan untuk pembangunan infrastruktur dasar, seperti pemasangan patok batas, pembangunan toilet umum, area bongkar muat hewan, serta akses jalan menuju lokasi pasar.

“Kita targetkan Pasar Hewan Maospati sudah bisa beroperasi di lokasi baru sebelum akhir tahun 2025. Meski masih ada sejumlah fasilitas yang perlu dilengkapi, namun progresnya cukup baik,” jelas Sucipto.

Dengan adanya pasar hewan yang lebih tertata, pemerintah berharap kenyamanan pedagang dan pembeli dapat meningkat. Selain itu, pemindahan ini juga diharapkan mampu mengurangi kemacetan yang kerap terjadi di wilayah Maospati setiap kali Pasar Pahingan digelar.

Langkah penataan ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Magetan untuk menciptakan aktivitas perdagangan yang lebih tertib, nyaman, dan ramah lingkungan bagi seluruh masyarakat.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *