Anggota DPR RI Soroti Pengelolaan Limbah SPPG di Ngawi, Nilai Operasional Tak Terencana dengan Baik

NGAWI – Anggota Komisi VI DPR RI, Budi Sulistiyono atau yang akrab disapa Kanang, melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Jambangan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi. Sidak ini dilakukan setelah adanya keluhan dari sejumlah petani yang menilai limbah dari dapur SPPG dibuang langsung ke saluran irigasi persawahan.

Dalam sidak yang turut didampingi Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian serta Dinas Lingkungan Hidup Ngawi tersebut, Kanang menemukan limbah rumah tangga dan kamar mandi yang masih mengalir ke saluran irigasi. Ia menegaskan, kondisi itu tidak dapat dibenarkan dan menunjukkan bahwa operasional SPPG belum dirancang secara matang, terutama dalam aspek pengelolaan limbah.

Menurut Kanang, jika tidak segera ditangani, limbah cair tersebut bisa berdampak pada produktivitas lahan pertanian di sekitar lokasi. Ia juga mengingatkan bahwa dalam program prioritas nasional di bidang ketahanan pangan, kawasan persawahan harus dilindungi agar tetap produktif dan menghasilkan pangan yang aman bagi masyarakat.

Sementara itu, salah satu petani, Wibiseno, mengaku keluhan warga baru mendapat tanggapan dari pengelola dalam beberapa hari terakhir. Ia menyebut air limbah yang masuk ke saluran irigasi berpengaruh pada pertumbuhan tanaman padi di lahan mereka.

Menanggapi hal tersebut, Rubait Burhan Hudaya, perwakilan Mitra SPPG Al Azzar Jambangan, menyatakan bahwa pihaknya kini tengah melakukan evaluasi dan peningkatan kapasitas instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Ia mengklaim kondisi limbah saat ini belum menimbulkan dampak signifikan terhadap tanaman padi di sekitar lokasi.

Diketahui, SPPG di Desa Jambangan telah beroperasi selama tiga minggu terakhir dan melayani lebih dari dua ribu penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Ngawi.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *