PONOROGO – Kebakaran terjadi di area bahan bakar pabrik tepung ketela PT Budi Starch & Sweetener di Desa Tajug, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo. Tumpukan kayu bakar setinggi sekitar 10 meter terbakar hebat dan menimbulkan kepulan asap tebal yang menyelimuti area pabrik. Akibat kejadian ini, aktivitas produksi sementara dihentikan.
Peristiwa kebakaran terjadi pada Kamis dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Api diketahui muncul dari tumpukan kayu padat yang digunakan sebagai bahan bakar oven. Tumpukan tersebut terbakar dari bagian dalam sehingga sulit dikendalikan dan mengeluarkan asap pekat yang membumbung tinggi.
Tiga unit mobil pemadam kebakaran bersama dua regu petugas dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api. Proses pemadaman berlangsung cukup lama karena api terus muncul dari tumpukan kayu yang masih menyisakan bara. Hingga pukul 10.20 pagi, asap masih terlihat mengepul dan petugas terus melakukan pembasahan guna mencegah api kembali menyala.
Kapolsek Siman AKP Nanang Budianto mengatakan, kebakaran diduga dipicu oleh tumpukan kayu yang diletakkan terlalu dekat dengan tungku oven. Selain itu, masih adanya bara api yang belum padam sempurna juga menjadi pemicu terjadinya kebakaran.
“Diduga api berasal dari bara di tungku yang merambat ke tumpukan kayu bakar di dekatnya,” jelas AKP Nanang.
Sementara itu, Nazif Shihab, Manager HRD PT Budi Starch & Sweetener, menjelaskan bahwa pihaknya menghentikan sementara aktivitas produksi hingga proses pembasahan dan pembersihan selesai dilakukan.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun kami akan meningkatkan standar keamanan bahan bakar agar peristiwa serupa tidak terulang,” ujarnya.
Hingga siang hari, petugas pemadam kebakaran masih bersiaga di lokasi untuk memastikan seluruh titik api benar-benar padam.

