Penyerapan Pupuk Bersubsidi Tembus 80 Persen, Petani Siap Hadapi Musim Tanam

KABUPEN MADIUN – Penyerapan pupuk bersubsidi di Kabupaten Madiun tercatat cukup tinggi menjelang musim tanam. Berdasarkan data dari Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun, sebagian besar jenis pupuk telah terserap lebih dari 70 persen dari total alokasi yang tersedia.

Untuk pupuk urea, realisasi penyaluran mencapai 79,30 persen atau sebanyak 22.108.066 kilogram dari total alokasi 27.878.000 kilogram. Sementara itu, pupuk NPK mencatat penyerapan tertinggi dengan capaian 83,87 persen, yakni 19.035.087 kilogram dari total 22.878.000 kilogram yang dialokasikan.

Adapun untuk NPK formula khusus, tingkat serapan masih relatif rendah, baru mencapai 31 persen dari total 420.000 kilogram atau sekitar 130.950 kilogram. Sedangkan pupuk organik menunjukkan progres positif dengan penyerapan 69,99 persen, yaitu 9.342.887 kilogram dari total 13.348.000 kilogram.

Kabid Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun, Zainul Arifin, menyampaikan bahwa pihaknya terus mendorong percepatan penyerapan pupuk bersubsidi agar kebutuhan petani di musim tanam dapat terpenuhi secara optimal.

“Kami mengimbau kelompok tani untuk segera menebus pupuk bersubsidi sesuai kebutuhan. Ini penting agar proses distribusi berjalan lancar dan tidak terjadi penumpukan stok di kios,” ujar Zainul.

Selain itu, pemerintah daerah berkomitmen memastikan penyaluran pupuk bersubsidi tepat sasaran dan sesuai dengan data pada sistem elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).

Dengan capaian serapan yang tinggi, petani di Kabupaten Madiun diharapkan dapat lebih siap menghadapi musim tanam mendatang tanpa terkendala pasokan pupuk.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *