MAGETAN – Pemerintah Kabupaten Magetan bersiap melakukan pengisian sejumlah jabatan strategis setelah selesainya proses seleksi jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) definitif. Langkah ini menjadi prioritas Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti untuk memperkuat struktur organisasi dan mempercepat kinerja pemerintahan.
Bupati Nanik menegaskan, proses pengisian jabatan akan dilakukan secara transparan dan berlandaskan meritokrasi, serta dipastikan bebas dari praktik jual beli jabatan.
“Kami ingin semua proses berjalan profesional dan terbuka, sehingga yang terpilih benar-benar sesuai kompetensi dan kebutuhan organisasi,” ujarnya, Jumat (7/11/2025).
Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Magetan, hingga pertengahan tahun 2025 masih terdapat 95 posisi struktural yang belum terisi secara definitif, mulai dari eselon dua hingga eselon empat.
Beberapa jabatan penting yang masih kosong di antaranya Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A), serta Kepala Dinas Perhubungan.
Bupati Nanik menargetkan proses pengisian jabatan strategis ini dapat rampung sebelum akhir tahun 2025. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat optimalisasi pelayanan publik dan memperkuat koordinasi antar-organisasi perangkat daerah (OPD).
“Dengan terisinya jabatan-jabatan strategis di lingkungan Pemkab Magetan, koordinasi antar-OPD bisa lebih efektif, program pembangunan daerah berjalan lancar, dan pelayanan masyarakat menjadi lebih responsif,” tegasnya.

