Ratusan warga mengantre panjang di halaman parkir Masjid Agung Baitul Hakim untuk menukarkan uang baru di awal Ramadan 2026. Layanan yang dibuka oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kediri ini disambut antusias, bahkan warga dari luar daerah datang demi mendapatkan pecahan uang layak edar untuk kebutuhan Idulfitri.
Sejak pagi, layanan penukaran yang dipusatkan di halaman masjid tersebut diserbu warga. Antrean mengular hingga beberapa barisan, namun tetap berlangsung tertib di bawah pengawasan petugas. Setiap warga membawa bukti pendaftaran daring melalui laman Pintar, kode QR, serta kartu identitas asli untuk diverifikasi sebelum melakukan penukaran.
Menurut Pita, salah seorang warga, ia rela datang lebih awal demi memastikan mendapat uang pecahan sesuai kebutuhan. Wati Sukasti, warga lain dari Nganjuk, juga mengaku antusias memanfaatkan layanan resmi agar proses penukaran berjalan aman dan tertib.
Dalam layanan ini, masyarakat dapat menukarkan pecahan mulai dari Rp1.000 hingga Rp50.000, dengan batas maksimal Rp5.300.000 per paket, sesuai ketentuan dan ketersediaan uang layak edar. Bank Indonesia mengimbau warga memanfaatkan layanan resmi dan tidak menggunakan jasa perantara selama Ramadan.

