MAGETAN – Pengambilan bantuan Program Indonesia Pintar atau PIP di salah satu bank penyalur di Kabupaten Magetan dikeluhkan para siswa. Sejak sepekan terakhir, antrian panjang terjadi setiap hari aktif, bahkan para pelajar harus menunggu berjam-jam untuk dapat mencairkan bantuan pendidikan tersebut.
Antrian panjang terlihat sejak proses pengambilan bantuan PIP dimulai pada pekan lalu. Setiap hari, bank penyalur selalu dipadati para pelajar yang datang bersama orang tua untuk mencairkan dana bantuan pendidikan dari pemerintah.
Panjangnya antrian membuat sejumlah siswa terpaksa menunggu selama beberapa jam. Kondisi ini dikeluhkan karena selain menghabiskan waktu, antrean panjang juga menyebabkan kelelahan, terutama bagi pelajar yang masih berusia sekolah dasar dan menengah.
Tidak hanya pelajar asal Magetan, sejumlah siswa dari daerah sekitar seperti Kabupaten Ngawi juga turut mengambil bantuan PIP di Magetan. Mereka memilih mencairkan bantuan di wilayah ini karena jarak yang dinilai lebih dekat dibandingkan dengan bank penyalur di daerah asal masing-masing.
Pada pencairan kali ini, setiap penerima bantuan PIP mendapatkan dana sebesar Rp1.800.000. Dana tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan sekolah, seperti pembelian seragam, buku, tas, hingga biaya penunjang pendidikan lainnya.
Meski bantuan ini dinilai sangat membantu, para siswa dan orang tua berharap ke depan proses pencairan dapat diatur lebih baik. Mereka berharap tidak lagi terjadi antrean panjang sehingga waktu tunggu dapat diminimalkan dan proses pencairan berjalan lebih tertib.

