NGAWI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Ngawi bakal membantu pembuatan jembatan darurat sebagai tindak lanjut ambrolnya jembatan alternatif penghubung dua desa di Kecamatan Ngrambe akibat banjir. Pembuatan jembatan darurat ini dilakukan untuk memperlancar kembali akses aktivitas masyarakat.
Pihak BPBD Ngawi telah berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa terkait ambrolnya jembatan penghubung antara Desa Ngrambe dan Desa Sidorejo, Kecamatan Ngrambe, yang terjadi pada Senin lalu. Dalam waktu dekat, BPBD akan menyiapkan karung berisi pasir serta bronjong sebagai penahan agar tidak terjadi longsor susulan pada pondasi dan tebing jembatan.
Kasi Kedaruratan BPBD Ngawi, Partoyo, membenarkan putusnya jembatan tersebut disebabkan banjir setelah hujan deras melanda wilayah setempat. Peristiwa ini masuk dalam kategori dampak bencana alam.
Selain melakukan mitigasi di lokasi jembatan, BPBD juga berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa untuk membangun jembatan darurat berbahan bambu. Jembatan sementara ini diharapkan dapat membantu mobilitas warga yang selama ini mengandalkan akses tersebut untuk kegiatan sehari-hari.
BPBD Ngawi juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan seiring potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan masih berlangsung hingga April mendatang.

