KABUPATEN MADIUN – Hujan deras disertai angin kencang melanda Kabupaten Madiun, mengakibatkan sejumlah rumah warga di RT 07 Desa Klitik, Kecamatan Wonoasri, mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun warga diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem.
Warga setempat menuturkan, sebelum atap rumah rusak terdengar suara gemuruh saat hujan semakin deras dan angin bertiup kencang. Dalam waktu singkat, beberapa genting beterbangan dan rangka atap bergeser.
WWC – Samini / Warga
Pasca-kejadian, relawan bersama anggota TNI dan Polri serta masyarakat sekitar bergotong royong membersihkan puing-puing material bangunan. Perbaikan sementara dilakukan agar rumah warga tetap dapat ditempati sambil menunggu penanganan lanjutan.
WWC – Ageng Kurnia Wijayanto / Sekretaris BPBD Kabupaten Madiun
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama puncak musim penghujan. Warga diminta menjauhi pohon besar saat hujan disertai angin kencang atau puting beliung, serta segera melapor kepada pemerintah daerah atau instansi terkait jika terjadi bencana. BPBD menyebutkan wilayah Kabupaten Madiun masih berpotensi mengalami cuaca ekstrem hingga pertengahan Maret 2026.
Dampak Cuaca, Sejumlah Rumah Rusak Akibat Hujan dan Angin Kencang
KABUPATEN MADIUN – Hujan deras disertai angin kencang melanda Kabupaten Madiun, mengakibatkan sejumlah rumah warga di RT 07 Desa Klitik, Kecamatan Wonoasri, mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun warga diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem.
Warga setempat menuturkan, sebelum atap rumah rusak terdengar suara gemuruh saat hujan semakin deras dan angin bertiup kencang. Dalam waktu singkat, beberapa genting beterbangan dan rangka atap bergeser.
WWC – Samini / Warga
Pasca-kejadian, relawan bersama anggota TNI dan Polri serta masyarakat sekitar bergotong royong membersihkan puing-puing material bangunan. Perbaikan sementara dilakukan agar rumah warga tetap dapat ditempati sambil menunggu penanganan lanjutan.
WWC – Ageng Kurnia Wijayanto / Sekretaris BPBD Kabupaten Madiun
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama puncak musim penghujan. Warga diminta menjauhi pohon besar saat hujan disertai angin kencang atau puting beliung, serta segera melapor kepada pemerintah daerah atau instansi terkait jika terjadi bencana. BPBD menyebutkan wilayah Kabupaten Madiun masih berpotensi mengalami cuaca ekstrem hingga pertengahan Maret 2026.

