MAGETAN – Kerja keras dan keteguhan hati ditunjukkan oleh Pak Cahyo, seorang tukang sol sepatu di Kawedanan, Kabupaten Magetan. Sehari-hari, ia mengandalkan pekerjaannya di pinggir jalan untuk menyambung hidup. Meski penghasilan tak menentu, semangatnya untuk terus bekerja tidak pernah padam.
Setiap pagi, mulai pukul 07.00 hingga siang hari, Pak Cahyo menggelar peralatan sederhana di depan SMP Negeri 1 Kawedanan maupun di area Pasar Kliwonan Gorang-Gareng. Dengan keterampilan tangan, ia menjahit sepatu dan sandal rusak, sekaligus melayani reparasi payung.
Pria asal Pasuruan ini memilih menetap di Magetan setelah istrinya meninggal dunia. Hidup seorang diri di sebuah kontrakan sederhana, ia hanya menggantungkan penghasilan dari jasa menjahit sepatu.
Meski pendapatan tidak menentu, Pak Cahyo tetap ikhlas menjalani hidup. Ia juga dikenal sering berbagi rezeki dengan rekan seprofesi sebagai bentuk gotong royong. “Yang penting tetap berusaha, tetap kerja. Rezeki sudah ada yang mengatur,” ungkapnya.
Kesetiaan Pak Cahyo dalam menekuni pekerjaannya membuktikan bahwa di balik keterbatasan, selalu ada kekuatan untuk terus melangkah dan berbagi. #Magetan #SolSepatu #EkonomiKerakyatan #KisahInspiratif #BeritaJTV

