PONOROGO – Untuk mencegah aksi perang sarung menjelang waktu sahur, jajaran Polsek Ponorogo menggelar razia di sejumlah titik yang diduga sering menjadi lokasi berkumpulnya para remaja. Dalam kegiatan tersebut, polisi mengamankan tiga remaja yang diduga hendak melakukan aksi perang sarung. Petugas juga memastikan wajah para remaja yang diamankan tidak dipublikasikan atau disensor demi melindungi identitas mereka.
Razia digelar pada Minggu dini hari di beberapa lokasi rawan, salah satunya di kawasan Patung Macan Alun-Alun Ponorogo. Kegiatan ini merupakan langkah antisipasi terhadap aksi perang sarung yang kerap terjadi saat remaja menunggu waktu sahur. Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan tiga helai sarung yang disimpan di dalam jok sepeda motor milik para remaja tersebut.
Meski demikian, ketiga remaja itu mengaku tidak berniat melakukan perang sarung. Mereka berdalih hanya berkumpul dan menunggu waktu sahur bersama teman-temannya. Selain itu, polisi juga menemukan sejumlah kendaraan yang tidak memenuhi standar kelengkapan, seperti tidak dilengkapi spion serta tidak menggunakan tanda nomor kendaraan bermotor.
Kapolsek Ponorogo, AKP Catur Juli Hermawan, mengatakan selain mengamankan barang bukti sarung, petugas juga membawa ketiga remaja ke Mapolsek untuk didata serta diminta membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatan serupa. Polisi mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya selama bulan Ramadan, guna mencegah aksi kenakalan remaja yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

