PONOROGO — Persepon Ponorogo memastikan satu tempat di babak 32 besar Liga 4 Jawa Timur meski gagal meraih kemenangan pada laga terakhir fase grup. Hasil imbang saat menjamu Persinga Ngawi sudah cukup mengantarkan Laskar Suromenggolo melangkah ke fase berikutnya.
Kepastian tersebut didapat setelah Persepon bermain imbang 2-2 melawan Persinga Ngawi dalam pertandingan terakhir Grup M yang digelar di Stadion Batoro Katong, Senin sore, 15 Desember 2025. Hasil ini membuat Persepon finis di posisi kedua klasemen Grup M dengan raihan lima poin, berada di bawah Persinga Ngawi yang mengoleksi tujuh poin.
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Persepon tampil menekan sejak menit awal. Namun Persinga yang lebih dulu memastikan kelolosan justru tampil lebih tenang dan efektif. Kebuntuan Persepon berujung petaka pada menit ke-33 ketika pemain Persinga, Rizki Sena, memanfaatkan celah di lini belakang dan menaklukkan kiper Persepon, Efandri. Hingga babak pertama berakhir, skor 1-0 untuk keunggulan tim tamu tetap bertahan.
Memasuki babak kedua, Persepon mengubah pola permainan dengan meningkatkan intensitas serangan. Namun, Persinga kembali menambah gol pada menit ke-53 sehingga memperlebar keunggulan menjadi 2-0. Tertinggal dua gol, Persepon tak menyerah. Ali Mustofa memperkecil ketertinggalan pada menit ke-58 setelah memanfaatkan kesalahan pemain belakang Persinga.
Sepuluh menit berselang, Abdul Aziz berhasil menyamakan kedudukan. Gelandang bertahan Persepon tersebut mencetak gol melalui kemelut di depan gawang hasil situasi tendangan sudut. Hingga peluit panjang dibunyikan, kedua tim saling jual beli serangan, namun skor 2-2 tidak berubah.
Usai pertandingan, Manajer Persepon Ponorogo, Arif Budianto, mengakui para pemain sempat berada dalam tekanan besar, terutama pada babak pertama, mengingat laga ini menjadi penentuan lolos atau tidaknya Persepon. Ia menambahkan, menjelang babak 32 besar, manajemen dan tim pelatih akan melakukan evaluasi menyeluruh karena persaingan di fase selanjutnya dipastikan akan jauh lebih ketat.

