NGAWI – Jembatan alternatif penghubung dua desa di Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi, ambrol setelah diterjang banjir akibat hujan deras. Peristiwa tersebut membuat aktivitas warga terganggu karena harus memutar dengan jarak lebih dari dua kilometer.
Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Ngrambe di Ngawi selama tiga jam menyebabkan jembatan penghubung antardesa ambrol. Jembatan sepanjang 10 meter dengan lebar 4 meter itu mengalami kerusakan parah sehingga tidak dapat dilalui kendaraan. Kondisi ini berdampak besar terhadap mobilitas masyarakat di sekitar lokasi.
Putusnya jembatan membuat akses penghubung antara Desa Ngrambe dan Desa Sidorejo, serta jalur menuju Kecamatan Sine tidak bisa dilalui. Selain itu, jembatan tersebut juga menjadi akses utama bagi pelajar menuju sekolah menengah pertama di sekitar wilayah tersebut.
Sugeng Riyanto, salah satu warga, mengungkapkan ambrolnya jembatan bermula dari hujan deras sejak sehari sebelumnya. Derasnya arus sungai menggerus pondasi jembatan, ditambah kondisi struktur bangunan yang sebelumnya sudah retak. Warga kini terpaksa memutar melalui jalur lain sejauh lebih dari dua kilometer dan berharap pemerintah segera melakukan perbaikan agar akses kembali normal.

