Ngawi, Jawa Timur – DPRD Kabupaten Ngawi melakukan pemantauan langsung terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa penerima manfaat. Pemantauan ini dilakukan di sekolah serta dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memastikan program berjalan sesuai ketentuan.
Komisi II DPRD Ngawi meninjau SDN Semen 1 Kecamatan Paron dan Dapur SPPG Darul Hikmah setempat. Kegiatan ini bertujuan memastikan program pemerintah benar-benar memberikan manfaat optimal bagi siswa.
Anggota Komisi II DPRD Ngawi, Eko Triyanto, menyampaikan bahwa pihaknya sempat menerima keluhan dari sekolah dan penerima manfaat terkait makanan yang berbau tidak sedap sehingga sempat dihentikan sehari. Namun, setelah ada perbaikan dari pihak pengelola, program kembali berjalan normal.
Eko menekankan pentingnya menjaga kualitas masakan, memperhatikan keseimbangan gizi, serta memastikan distribusi makanan ke sekolah tidak melebihi enam jam setelah pengemasan.
Sementara itu, Kepala SPPG Darul Hikmah, Ari Juliasandi, menegaskan proses produksi sudah sesuai ketentuan. Evaluasi rutin dilakukan mulai dari penerimaan bahan baku, proses memasak, hingga distribusi. Ari juga menyebut pihaknya sering menerima masukan dari penerima manfaat mengenai variasi menu, namun tetap mengutamakan nilai kecukupan gizi.
Saat ini, di Kabupaten Ngawi sudah beroperasi enam dapur SPPG yang tersebar di Kecamatan Paron, Ngawi, Kwadungan, Widodaren, dan Karangjati. #Ngawi #MakanBergiziGratis #DPRDNgawi #ProgramMBG #BeritaJTV

