MAGETAN – Pertemuan antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan Pemerintah Kabupaten dan DPRD Magetan menjadi momen penting dalam upaya memperbaiki tata kelola keuangan daerah. Ketua DPRD Magetan, Suratno, menilai kegiatan ini bukan hanya bentuk pengawasan, tetapi juga sarana pembelajaran dan introspeksi bagi seluruh pihak agar pengelolaan anggaran semakin transparan dan akuntabel.
Suratno mengapresiasi langkah KPK yang secara aktif melakukan pendampingan terhadap Pemkab Magetan. Menurutnya, banyak hal penting yang bisa dipelajari, terutama dalam penerapan prinsip kehati-hatian dan kepatuhan terhadap aturan dalam pengelolaan keuangan daerah.
DPRD Magetan juga berencana melanjutkan koordinasi dengan KPK guna memperdalam pemahaman terkait tata kelola anggaran yang baik dan berintegritas. Suratno menegaskan bahwa lembaganya ingin memastikan setiap program pembangunan lima tahun ke depan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.
Salah satu program yang menjadi perhatian adalah bantuan tiga hingga lima juta rupiah per RT. Ia menegaskan, seluruh program harus berbasis kajian, memiliki tema yang jelas, serta selaras dengan arahan dan prinsip yang dijunjung oleh KPK.
Dengan adanya pendampingan ini, DPRD berharap Pemkab Magetan dapat semakin memperkuat integritas, memperbaiki sistem keuangan daerah, serta memastikan seluruh kebijakan benar-benar menyentuh kepentingan publik, bukan sekadar formalitas di atas kertas.

