DPRD Soroti Gagal Lelang 7 Paket Perbaikan Sekolah di Ngawi

NGAWI – DPRD Ngawi menyoroti tujuh paket perbaikan sekolah yang telah dua kali gagal lelang. Dewan menilai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ngawi gagal dalam perencanaan, sehingga perbaikan dipastikan tidak dapat dilakukan pada tahun anggaran 2025 yang hampir berakhir.

Ketua DPRD Ngawi, Yuwono Kartiko, menyatakan, gagal lelang terhadap tujuh paket perbaikan tersebut menyebabkan anggaran tidak terserap dan menjadi SILPA. Menurutnya, hal ini menunjukkan kurang matangnya perencanaan oleh dinas terkait. Dewan mendesak agar perbaikan untuk sekolah-sekolah tersebut segera dilaksanakan pada tahun 2026.

“Anggaran sudah disediakan, tapi pekerjaan tidak bisa dilaksanakan. Harapannya, perbaikan tidak hanya mengikuti ketersediaan anggaran, tapi harus mengutamakan kebutuhan bangunan,” ujar Yuwono Kartiko.

Tujuh paket perbaikan sekolah yang gagal lelang terdiri dari lima SMP dan dua SD, yaitu SMPN 2 Jogorogo, SMPN 3 Sine, SMPN 3 Paron, SMPN 1 Bringin, SMPN 2 Kasreman, SDN Bangunrejo Kidul 5 Kedunggalar, dan SDN Sidolaju 4 Widodaren.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *