Ngawi – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua truk terjadi di Jalan Raya Ngawi–Solo, tepatnya di Desa Ngale, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi. Insiden ini menyebabkan sopir dan kernet dari kedua kendaraan terjebak di dalam kabin sebelum berhasil dievakuasi oleh petugas.
Kecelakaan bermula saat dump truk bernomor polisi N 8321 VW yang dikemudikan Joko Nur Cahyono (35), warga Desa Karangmalang, Kecamatan Kasreman, Ngawi, melaju dari arah timur menuju barat. Truk tersebut hendak berbelok ke kanan. Pada saat bersamaan, truk pengangkut telur bernomor polisi R 8717 ET yang dikemudikan Dimas Axlino Diziana (22), warga Kelurahan Demangan, Kota Madiun, melaju kencang dari arah yang sama dan berusaha mendahului kendaraan di depannya.
Karena jarak terlalu dekat dan kurang hati-hati, truk pengangkut telur menabrak bagian kanan dump truk hingga kehilangan kendali dan menabrak pohon di pinggir jalan. Sementara itu, dump truk yang membawa muatan tanah urug ikut oleng dan terperosok ke selokan di sisi jalan.
Benturan keras membuat sopir dan kernet dari masing-masing truk terjepit di dalam kabin. Proses evakuasi berlangsung cukup lama karena petugas gabungan harus menggunakan alat berat untuk mengevakuasi korban dan kendaraan. Setelah berhasil dikeluarkan, seluruh korban langsung dibawa ke Rumah Sakit At-Tin Husada untuk mendapatkan perawatan medis.
Salah satu warga, Slamet, mengatakan suara tabrakan terdengar cukup keras dari kejauhan. Warga sekitar langsung berhamburan untuk memberikan pertolongan sebelum tim kepolisian dan petugas medis tiba di lokasi.
“Benturannya keras sekali, sampai kaca dan bodi truk depan hancur. Warga langsung bantu sebelum mobil derek datang,” ujarnya.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Ngawi, IPTU Agus Harianto, membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Ia menyebut faktor kurang hati-hati dan jarak antar kendaraan yang terlalu dekat menjadi penyebab utama kecelakaan.
“Dua kendaraan melaju dari arah yang sama. Saat dump truk hendak berbelok, truk pengangkut telur mencoba menyalip dan akhirnya terjadi benturan,” jelas IPTU Agus Harianto.
Akibat kejadian ini, arus lalu lintas di Jalan Raya Ngawi–Solo sempat tersendat selama proses evakuasi kedua kendaraan. Saat ini, kasus kecelakaan masih ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi untuk penyelidikan lebih lanjut.

