Harga Cabai Rawit Turun, Namun Masih Dikeluhkan Warga Kabupaten Madiun

KABUPATEN MADIUN – Harga cabai rawit di Kabupaten Madiun yang sempat menyentuh Rp130 ribu per kilogram kini berangsur turun menjadi Rp100 ribu per kilogram. Meski mengalami penurunan dalam dua hari terakhir, masyarakat menilai harga tersebut masih tergolong mahal, terutama menjelang bulan suci Ramadan yang identik dengan meningkatnya kebutuhan bumbu dapur.

Penurunan harga cabai rawit terpantau di Pasar Caruban Baru. Para pedagang mengaku harga mulai turun setelah pasokan dari daerah penghasil kembali lancar. Namun, tingginya harga sebelumnya berdampak pada penurunan daya beli masyarakat. Banyak pembeli memilih mengurangi jumlah belanjaan karena menyesuaikan anggaran kebutuhan rumah tangga.

Menurut salah satu pedagang, kondisi pasar belum sepenuhnya pulih. Meski harga cabai rawit turun, pembeli masih cenderung berhati-hati dalam berbelanja. Warga berharap harga dapat kembali turun agar lebih terjangkau, terutama selama Ramadan ketika konsumsi bumbu dapur meningkat untuk kebutuhan sahur dan berbuka.

Sementara itu, kenaikan justru terjadi pada jenis cabai lain. Cabai merah besar dan cabai merah keriting yang sebelumnya dijual sekitar Rp40 ribu per kilogram kini naik menjadi Rp50 ribu per kilogram. Pedagang memperkirakan harga komoditas cabai masih berpotensi fluktuatif, bergantung pada kondisi cuaca dan distribusi pasokan dari petani.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *