Heboh Ngaku Dijambret, Perempuan Di Ponorogo Ternyata Bohong

PONOROGO – Seorang perempuan muda di Ponorogo mendadak viral setelah mengaku menjadi korban penjambretan di pinggir jalan raya Sukorejo–Sampung, Senin malam (10/11). Namun setelah dilakukan penyelidikan oleh pihak kepolisian, pengakuan tersebut ternyata palsu. Polisi memastikan tidak ada aksi penjambretan, dan uang senilai dua juta rupiah yang diklaim hilang justru digunakan untuk kepentingan pribadi.

Peristiwa ini bermula ketika warga menemukan perempuan berinisial JP (19) dalam kondisi menangis di pinggir jalan tak jauh dari SPBU Sedangan. Ia mengaku menjadi korban penjambretan oleh dua pria bertato yang mengendarai motor N-Max. JP mengklaim uang dua juta rupiah di dalam tasnya dirampas pelaku.

Namun kecurigaan warga muncul karena motor milik JP ditemukan dalam kondisi utuh tanpa lecet sedikit pun. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sukorejo untuk ditindaklanjuti. Setelah laporan dibuat, petugas segera melakukan penyelidikan dan memeriksa rekaman CCTV di sejumlah titik jalan menuju lokasi kejadian.

Hasilnya, polisi tidak menemukan tanda-tanda adanya tindak penjambretan. Setelah diinterogasi lebih lanjut, JP akhirnya mengakui bahwa laporan tersebut hanyalah rekayasa. Uang dua juta rupiah yang diklaim hilang merupakan milik saudaranya dan telah digunakan untuk keperluan pribadi.

Kebenaran kasus ini juga dibenarkan oleh Kapolsek Sukorejo, IPTU Agus Tri Cahyo Wiyono, melalui pesan tertulis. Ia menyebut, dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa tidak pernah terjadi aksi penjambretan sebagaimana yang dilaporkan JP. Polisi saat ini masih melakukan pemeriksaan lanjutan untuk menentukan langkah hukum terhadap pelapor palsu tersebut.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *