NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi mencatat realisasi nilai investasi hingga triwulan ketiga tahun 2025 mencapai Rp1,9 triliun, atau sekitar 75,85 persen dari total target investasi tahun ini yang ditetapkan sebesar Rp2,5 triliun.
Data tersebut menunjukkan tren positif kepercayaan investor terhadap iklim usaha di Kabupaten Ngawi yang dinilai semakin kondusif. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Ngawi, Kusumahadi Widjajanto, mengatakan bahwa pihaknya optimistis target investasi dapat tercapai sepenuhnya hingga akhir tahun.
“Capaian hingga triwulan ketiga sudah di atas 75 persen. Kami terus mendorong realisasi agar target Rp2,5 triliun bisa tercapai sepenuhnya di akhir tahun,” jelas Kusumahadi.
Investasi yang masuk ke Kabupaten Ngawi didominasi oleh penanaman modal asing (PMA) dengan nilai mencapai Rp1,4 triliun, sementara penanaman modal dalam negeri (PMDN) tercatat sebesar Rp558 juta.
Untuk meningkatkan kinerja investasi, DPMPTSP Ngawi terus melakukan sejumlah strategi, di antaranya pendampingan laporan kegiatan penanaman modal, pengawasan langsung ke lapangan, serta pemberian kemudahan dalam layanan perizinan bagi para investor.
Dengan langkah-langkah tersebut, Pemkab Ngawi berharap sektor investasi dapat terus tumbuh dan memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah, terutama dalam penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

