{"id":13926,"date":"2026-05-13T06:36:37","date_gmt":"2026-05-13T06:36:37","guid":{"rendered":"https:\/\/jtvmadiun.com\/?p=13926"},"modified":"2026-05-13T07:33:06","modified_gmt":"2026-05-13T07:33:06","slug":"dikbud-ngawi-tunggu-juknis-kelanjutan-nasib-guru-honorer","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jtvmadiun.com\/?p=13926","title":{"rendered":"Dikbud Ngawi Tunggu Juknis Kelanjutan Nasib Guru Honorer"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>NGAWI &#8211;<\/strong> Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan masih menunggu petunjuk teknis terkait kelanjutan nasib guru honorer. Hal ini menyusul rencana pemerintah pusat yang akan menghapus status guru honorer hingga akhir tahun 2026.<\/p>\n\n\n\n<p>Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ngawi mencatat, saat ini terdapat sekitar 350 guru honorer yang mengajar di tingkat SD dan SMP negeri. Seluruhnya telah masuk dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik).<\/p>\n\n\n\n<p>Menyikapi terbitnya Surat Edaran Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026 tentang izin mengajar guru honorer hingga akhir tahun 2026, pihak Dikbud Ngawi mengaku masih menunggu kejelasan juknis terkait skema lanjutan status kepegawaian para guru tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Kepala Bidang Pemetaan Distribusi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dikbud Ngawi, Lantik Kusuma Aji, mengatakan hingga saat ini belum ada kejelasan apakah nantinya akan ada perubahan status kepegawaian bagi guru honorer.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKami masih menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat terkait kelanjutan status guru honorer, apakah nanti ada skema pengangkatan atau mekanisme lainnya,\u201d ujar Lantik Kusuma Aji.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia menambahkan, Kabupaten Ngawi saat ini masih mengalami kekurangan tenaga pendidik, khususnya di jenjang SD dan SMP negeri, dengan kebutuhan mencapai sekitar 500 guru. Kondisi tersebut diperparah dengan adanya sekitar 200 hingga 250 guru ASN yang pensiun setiap tahunnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Selama ini, keberadaan guru honorer dinilai sangat membantu dalam proses kegiatan belajar mengajar di sekolah. Namun, dari sisi kesejahteraan, para guru honorer masih mengandalkan gaji dari kemampuan anggaran masing-masing sekolah yang bersumber dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menyatakan status guru honorer akan berakhir pada 2026 dan diarahkan beralih menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK, baik penuh maupun paruh waktu.<\/p>\n\n\n\n<p>Meski demikian, hingga kini petunjuk teknis terkait mekanisme peralihan tersebut belum diterima oleh pemerintah daerah.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>NGAWI &#8211; Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan masih menunggu petunjuk teknis terkait kelanjutan nasib guru honorer. Hal ini menyusul rencana pemerintah pusat yang akan menghapus status guru honorer hingga akhir tahun 2026. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ngawi mencatat, saat ini terdapat sekitar 350 guru honorer yang mengajar di tingkat SD dan SMP [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":13927,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_FSMCFIC_featured_image_caption":"","_FSMCFIC_featured_image_nocaption":"","_FSMCFIC_featured_image_hide":"","footnotes":""},"categories":[5,19],"tags":[57],"class_list":["post-13926","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ngawi","category-pemerintahan","tag-ngawi"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jtvmadiun.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13926","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jtvmadiun.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jtvmadiun.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jtvmadiun.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jtvmadiun.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=13926"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jtvmadiun.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13926\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13928,"href":"https:\/\/jtvmadiun.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13926\/revisions\/13928"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jtvmadiun.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/13927"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jtvmadiun.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=13926"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jtvmadiun.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=13926"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jtvmadiun.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=13926"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}