{"id":14382,"date":"2026-05-30T14:35:33","date_gmt":"2026-05-30T07:35:33","guid":{"rendered":"https:\/\/jtvmadiun.com\/?p=14382"},"modified":"2026-05-30T14:43:38","modified_gmt":"2026-05-30T07:43:38","slug":"apti-ngawi-minta-dpptk-bantu-perluas-akses-pasar-tembakau","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jtvmadiun.com\/?p=14382","title":{"rendered":"APTI Ngawi Minta DPPTK Bantu Perluas Akses Pasar Tembakau"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>NGAWI<\/strong> &#8211; Petani tembakau di Kabupaten Ngawi berharap mendapatkan dukungan pemasaran yang lebih luas menjelang musim panen tahun 2026. Melalui Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Ngawi, para petani meminta Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja (DPPTK) Ngawi membantu memfasilitasi kerja sama dengan industri untuk menyerap hasil panen tembakau.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketua APTI Ngawi, Sojo, mengatakan potensi budidaya tembakau di Ngawi tahun ini cukup menjanjikan. Prediksi musim kemarau yang lebih panjang dinilai mendukung pertumbuhan tanaman tembakau dan berpotensi meningkatkan hasil produksi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurutnya, luas tanam tembakau di Kabupaten Ngawi pada tahun 2026 ditargetkan mencapai 2.000 hektare. Dengan rata-rata produksi sekitar 1,8 ton per hektare, total hasil panen diperkirakan bisa mencapai 3.600 ton atau bahkan lebih.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meski demikian, tantangan terbesar yang dihadapi petani bukan pada proses budidaya, melainkan pada pemasaran hasil panen. Hingga saat ini, kemitraan dengan industri yang menyerap hasil tembakau petani Ngawi masih terbatas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena itu, APTI berharap DPPTK Ngawi dapat membantu membuka akses pasar yang lebih luas melalui kerja sama dengan berbagai perusahaan maupun industri pengolahan tembakau.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saat ini, salah satu kemitraan yang telah terjalin adalah dengan PT Merabu yang siap menyerap hasil panen tembakau dari lahan seluas 100 hektare di Kabupaten Ngawi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sojo menambahkan, tanaman tembakau memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi. Harga tembakau rajang kering di tingkat petani berkisar antara Rp30 ribu hingga Rp60 ribu per kilogram, bahkan bisa lebih tinggi tergantung kualitas dan permintaan pasar.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>NGAWI &#8211; Petani tembakau di Kabupaten Ngawi berharap mendapatkan dukungan pemasaran yang lebih luas menjelang musim panen tahun 2026. Melalui Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Ngawi, para petani meminta Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja (DPPTK) Ngawi membantu memfasilitasi kerja sama dengan industri untuk menyerap hasil panen tembakau. Ketua APTI Ngawi, Sojo, mengatakan potensi budidaya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":14383,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_FSMCFIC_featured_image_caption":"","_FSMCFIC_featured_image_nocaption":"","_FSMCFIC_featured_image_hide":"","footnotes":""},"categories":[28,5],"tags":[57],"class_list":["post-14382","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-utama","category-ngawi","tag-ngawi"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jtvmadiun.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14382","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jtvmadiun.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jtvmadiun.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jtvmadiun.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jtvmadiun.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=14382"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jtvmadiun.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14382\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14384,"href":"https:\/\/jtvmadiun.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14382\/revisions\/14384"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jtvmadiun.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/14383"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jtvmadiun.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=14382"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jtvmadiun.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=14382"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jtvmadiun.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=14382"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}