NGAWI – Rencana kunjungan kerja Presiden RI Prabowo Subianto ke Kabupaten Ngawi dengan agenda utama panen raya padi belum dapat dipastikan. Kegiatan yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung antara 27 hingga 29 Oktober 2025 itu berpotensi ditunda atau bahkan dibatalkan untuk bulan ini.
Sesuai rencana awal, lokasi panen raya akan digelar di Desa Bintoyo dan Desa Sukowiyono, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi. Namun hingga kini, Pemerintah Kabupaten Ngawi belum menerima agenda resmi lanjutan dari Sekretariat Negara (Setneg) terkait kepastian jadwal kunjungan.
Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Ngawi, M. Hasan Zunairi, mengungkapkan bahwa pihaknya sempat mengikuti rapat koordinasi melalui zoom meeting bersama kementerian terkait. Dalam rapat itu, jadwal kunjungan sempat ditetapkan antara 27 hingga 29 Oktober. Namun hingga kini belum ada konfirmasi lanjutan dari Setneg.
“Kemungkinan besar jadwal kunjungan Presiden ditunda atau dibatalkan untuk bulan Oktober ini,” jelas Hasan Zunairi.
Ia menambahkan, lahan panen di Desa Bintoyo dan Sukowiyono saat ini sudah memasuki masa panen dan tidak dapat ditunda lebih lama, sehingga sebagian besar lahan sudah dipanen terlebih dahulu. Jika nantinya kunjungan Presiden jadi dilakukan, lokasi panen raya akan dialihkan ke Kecamatan Kwadungan, yang diperkirakan memasuki masa panen pada bulan November mendatang.
Selain agenda panen raya, dalam kunjungan tersebut Presiden Prabowo juga dijadwalkan meninjau proyek strategis nasional irigasi sekunder BBWS, pabrik penggilingan padi PT Daya Tani Sembada, Bulog, SPPG, serta sekolah di Kecamatan Geneng.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak Sekretariat Negara mengenai jadwal baru kunjungan Presiden ke Ngawi.

